Al-Qaeda hingga ISIS Serukan Pengikutnya Serang Israel dan AS

Rabu, 25 Oktober 2023 – 08:37 WIB

VIVA – Kelompok teror Al-Qaeda hingga ISIS, menyerukan pada para pengikutnya untuk menyerang Israel, Amerika Serikat (AS), dan Yahudi. Seruan ini meningkatkan kemungkinan terjadinya kekerasan teroris baru di Timur Tengah dan Barat. 

Baca Juga :

Pengakuan Mengejutkan Sandera Israel yang Dibebaskan Hamas: Mereka Baik & Pegang Teguh Al Quran

Dalam serangkaian pernyataan selama dua minggu terakhir, afiliasi Al-Qaeda mengucapkan selamat kepada Hamas atas invasinya terhadap Israel, yang merujuk pada serangan 7 Oktober lalu, dan menewaskan 1.400 orang. 

Serangan militer Israel di Gaza, yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan sejauh ini menewaskan lebih dari 4.500 orang, telah memicu kemarahan di seluruh dunia Islam. 

Baca Juga :

Cerita Mengerikan Warga Israel yang Disandera Hamas, Dipukuli Tapi Diperlakukan Baik

VIVA Militer: Pasukan Pertahanan Israel (IDF)

Hal ini juga memberikan peluang bagi kelompok ekstremis untuk melakukan pembalasan, kata para ahli. 

Baca Juga :

Amerika Utus Jenderal Marinir Penjahat Perang Jadi Penasihat Militer Israel

Sebuah pernyataan baru-baru ini dari al-Shabaab, afiliasi kuat al-Qaeda di Somalia, mengatakan bahwa konflik di Timur Tengah bukan hanya pertempuran faksi-faksi Islam di tanah Palestina, namun lebih merupakan pertempuran seluruh umat Islam. 

“Umat Islam harus berkumpul dan menawarkan segala yang mereka bisa untuk mendukung mujahidin melawan orang-orang Yahudi dan sekutu-sekutu kafir mereka yang munafik. Kekuatan bangsa ini terletak pada kekuatan front jihadnya,” ujar Shabaab, dikutip dari The Guardian, Rabu, 25 Oktober 2023. 

Afiliasi al-Qaeda lainnya di India, Yaman dan Suriah juga mengeluarkan pernyataan serupa. 

Menurut Long War Journal, sebuah situs berita yang mengkhususkan diri pada kekerasan Islam, cabang al-Qaeda di Afrika utara dan barat memuji serangan Hamas terhadap Israel dan menyerukan kekerasan lebih lanjut terhadap orang Yahudi. 

Baca Juga  Harga Sayuran Di Kota Depok Terupdate

“Kami mengucapkan selamat atas tindakan anda (Hamas) dan mendesak anda untuk terus melanjutkan jihad dengan gigih dan sabar,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.  

“Mereka (orang Palestina) menyerang orang-orang Yahudi dan ingin mencabut pedang penghinaan dari leher mereka.” 

Seruan untuk melakukan kekerasan akan semakin meningkatkan kekhawatiran di kalangan pejabat negara-negara Barat terhadap gelombang baru kekerasan ekstremis. 

Pekan lalu, kepala MI5 dan FBI mengatakan komunitas Yahudi dan kelompok lain mungkin menghadapi bahaya dari aktor tunggal, Iran atau militan.

Bahkan, sebelum perang di Gaza, pihak berwenang Eropa telah memperingatkan peningkatan terorisme di benua tersebut. 

Ken McCallum, direktur jenderal badan mata-mata dalam negeri Inggris, MI5, mengatakan ada risiko bahwa individu yang melakukan inisiatif sendiri yang mungkin telah diradikalisasi secara online dapat merespons dengan cara yang spontan atau tidak dapat diprediksi di Inggris setelah serangan teroris terhadap Israel. 

VIVA Militer: Kelompok teroris ISIS

VIVA Militer: Kelompok teroris ISIS

Pada bulan Mei, dinas keamanan Belanda memperingatkan bahwa ancaman teroris dari ISIS di Eropa telah meningkat. Pada bulan yang sama, menteri dalam negeri Perancis mengatakan risiko terorisme meningkat lagi dan negaranya sendiri menjadi sasaran, serta negara-negara tetangganya. 

Awal bulan ini, seorang guru ditikam sampai mati di Perancis oleh seorang penyerang yang telah bersumpah setia kepada ISIS, dan dua penggemar sepak bola Swedia ditembak di Brussels oleh seorang pria berusia 45 tahun yang dikenal oleh dinas keamanan dan dicurigai memiliki simpati radikal.

“Saat ini, kemungkinan besar anda akan melihat individu-individu menanggapi seruan semacam ini, namun seiring dengan berlanjutnya perang, anda dapat melihat plot-plot yang lebih terorganisir disusun. Semua kelompok ini mencoba mengeksploitasi konflik untuk memobilisasi dukungan, baik lokal maupun internasional,” ungkap Caleb Weiss, analis senior di Bridgeway Foundation.

Baca Juga  Ada Sri Mulyani, Deretan Menteri Cantik Berkebaya Berlenggok Bak Model di Istana Merdeka

Halaman Selanjutnya

Afiliasi al-Qaeda lainnya di India, Yaman dan Suriah juga mengeluarkan pernyataan serupa. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *