Koleksi di Mel Ahyar Annual Show 2023 Tampilkan Harmoni Budaya dan Dedikasi Nusantara

Rabu, 16 Agustus 2023 – 14:10 WIB

JAKARTA – Acara Mel Ahyar Annual Show 2023 dengan tema KULTULIBRASI telah resmi diluncurkan. Bertempat di City Hall, PIM 3, acara ini menghadirkan koleksi yang merefleksikan harmoni budaya, regenerasi yang seimbang, dan dedikasi terhadap keahlian tradisional Nusantara.

Baca Juga :

Amanda Eyklima Perkenalkan Kain Tenun Suku Baduy di Mongolia

Kultulibrasi, yang berasal dari kata kultur dan librasi, menggambarkan sebuah perayaan yang mendalam akan keseimbangan antara konflik budaya dan regenerasi. Konsep ini menjadi fokus utama Mel Ahyar, yang telah sukses dalam merancang interpretasi koleksi-koleksi yang mencerminkan semangat warisan budaya Indonesia. Scroll lebih lanjut ya.

Pembuka acara ini menampilkan merek Ready to Wear yang dikelola oleh MMAC, yaitu HAPPA dan XY. Keduanya memulai persembahan dengan koleksi RIKURIKU yang terinspirasi oleh kekayaan ukiran tradisional Suku Asmat. Koleksi ini mengangkat semangat maskulinitas pria Asmat yang memahat kayu untuk mewariskan jejak mereka di bumi sebagai penghormatan kepada nenek moyang.

Baca Juga :

Jaga Tradisi Budaya Bali, Gubernur Koster Larang Pelajar Menonton Upin Ipin

Motif garis-garis floral dan fauna dalam desain menggambarkan keindahan alam dan kehidupan suku Asmat. Warna-warna alami seperti merah tanah, putih bubuk cangkang kerang, dan hitam arang tumbuk memberikan nuansa otentik pada koleksi ini.

Baca Juga :

Dalang Cilik Semarang, Yusuf Wikrama Tungga Ingin Lestarikan Seni Wayang

Puncak acara adalah koleksi Mel Ahyar ARCHIPELAGO yang menggabungkan keindahan wastra Nusantara. Batik Gedog Tuban Onomatope, Tapis Lampung Mulang Tiuh, dan koleksi Medan sebagai melting pot wastra khas Sumatera Utara menunjukkan keragaman budaya Indonesia dengan cara yang unik. Penggunaan batik tulis Gedog Tuban yang langka menjadi perhatian khusus, menunjukkan komitmen Mel Ahyar dalam melestarikan budaya lokal.

Baca Juga  5 Cara Merawat Sepatu Kulit Agar Awet dan Nyaman saat Digunakan

Sementara Tapis Lampung Mulang Tiuh menyatukan tradisi tapis dan sulam usus Lampung dengan elemen modern, dan koleksi Medan mewakili keragaman suku bangsa dalam harmoni.

Halaman Selanjutnya

Source : ist

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *