Pelatih PSMS Medan Bersyukur Bisa Bikin Gol meski Main dengan 10 Orang

Minggu, 17 September 2023 – 12:02 WIB

Deli Serdang – Meski berhasil mencuri satu poin dalam laga tandang melawan Sada Sumut FC dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu sore, 16 September 2023, pelatih Kepala PSMS Medan, Ridwan Saragih mengaku belum puas permainan anak asuhnya. Duel Derby Sumut ini berakhir dengan skor 1-1.

Baca Juga :

Erik ten Hag Belum Ubah Siapa pun di Manchester United

Dalam pertandingan tanpa dihadiri penonton itu, dipimpin wasit Cahya Sugandi, kick off pukul 15.30 WIB. Kedua tim bermain terbuka dan jual beli serang. Meski bermain keras dan cepat, gawang PSMS Medan kebobolan duluan lewat tandukan kepala Hamzah Titofani Rivaldi di menit 45. 

Meski begitu, PSMS Medan mampu mencetak gol penyeimbang lewat sundulan Wahyu Rahmat Ilahi dari bola muntahan Nico Malau pada menit 86. Sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga :

Ditahan Imbang di Kandang, Sada Sumut FC Akui PSMS Medan Lebih Cerdik

Ridwan Saragih mengungkapkan bahwa kebobolan pada babak pertama menjadi fokus untuk bahan evaluasi, untuk memperbaiki lini pertahanan dan kelemahan Ayam Kinantan julukan bagi PSMS Medan.

“Memang di akhir babak pertama, kita kecolongan ya dari bola free kick (tendangan bebas). Sebelum pertandingan kita ingatkan, saat free kick pemain harus bisa antisipasi tapi akhirnya kita kecolongan di akhir babak pertama,” ungkap Ridwan.

Baca Juga :

Laga Derby Sada Sumut FC Vs PSMS Medan Berakhir Imbang

Tak ingin kekalahan jadi hasil laga perdana PSMS Medan, Ridwan Saragih meminta pada para pemain untuk lebih agresif di babak kedua. Selain agresif ditingkatkan, menurutnya pergantian sejumlah pemain turut memberikan kontribusi perubahan pola permainan PSMS Medan. 

Baca Juga  Gerindra Ungkit Jasanya Kerahkan Ribuan Kader Bantu Anies Menang Pilkada DKI

“Di babak kedua kita evaluasi harus lebih agresif lagi. Kemudian ada pergantian beberapa pemain untuk beberapa posisi, tujuannya untuk lebih mempertajam daya serang PSMS,” jelas Ridwan.

Duel Sada Sumut FC vs PSMS Medan

Dari beberapa pergantian termasuk mengganti Defri Riski dengan Wahyu Rahmat Ilahi sebagai pergantian pemain pertama menjadi titik balik PSMS Medan. 

PSMS Medan kendati tampil dengan 10 pemain pasca wasit Cahya Purnama mengusir Aziz Hutagalung karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Sada Sumut FC, tetap mampu menekan.

“Alhamdulillah, dengan 10 orang kita masih bisa menciptakan gol,” tutur Ridwan.

Sementara itu, Pemain PSMS Medan, Fardan Harahap bersyukur bisa mendapat hasil imbang menghadapi Sada Sumut, kendati bukan hasil terbaik.

“Pertandingan yang tidak mudah, perdana di Liga 2 walaupun di persiapan terbilang cukup baik. Semoga ke depannya bisa mendapatkan hasik yang terbaik,” kata Fardan usai pertandingan.
 

Halaman Selanjutnya

Source : VIVA/B.S Putra

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *