Tanda Diabetes, Bisa Dilihat dari Kondisi Kulitnya

Jumat, 22 September 2023 – 11:40 WIB

JAKARTA –Kulit kering dan pecah-pecah menjadi masalah kulit yang umum terjadi di masayarakat tanah air. Terlebih di tengah cuaca panas dan polusi udara Jakarta yang memrihatinkan juga ternyata bisa memperparah kondisi kulit kering seseorang.

Baca Juga :

Kondisi Terkini Liam Payne Usai Dilarikan ke RS Karena Infeksi Ginjal

Berbicara mengenai kulit kering, spesialis kulit dan kelamin, Dr.dr. Nenden, Sp.KK beberapa area yang sering mengalami kulit kering dan pecah-pecah itu beragam. Scroll lebih lanjut ya.

Untuk bagian kulit kering yang sering pecah-pecah di area kulit terbuka seperti wajah lantaran terkena sinar matahari atau suhu dingin akibat pendingin ruangan atau AC.

Baca Juga :

Jangan Abai, Ini 9 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi dalam Kondisi Mentah

Ada juga kulit kering di area yang sering mengalami gesekan seperti di lutut, siku, telapak kaki lantaran bergesekan dengan bahan kasar atau keras.

Baca Juga :

Kondisi Terkini Panji Petualang Usai Idap Diabetes: Alhamdulillah Saya Sehat Lagi

“Untuk penyebabnya ada karena penyakit dan bukan penyakit. Kalau bukan penyakit itu karena cuaca ekstrem terlalu panas atau terlalu dingin, bisa karena umur penuaan kulit terjadi di usia 25 tahun dengan gaya hidup yang tidak sehat, kurang tidur, minum kurang, makan yang tinggi akan indeks kadar gula tinggi, lemak,” kata dia dalam program Hidup Sehat, TvOne Jumat 22 September 2023.

Sementara kulit kering karena penyakit biasanya terjadi pada pasien dengan masalah metabolik seperti diabetes. 

“Orang dengan penyakit metabolisme, diabetes kulitnya kering, tanda awal tidak dengan gejala berat. Biasanya mereka yang datang ke dokter mengeluhkan kulit mengering dan mudah sekali haus, lapar, sering mengantung itu bisa,” kata dia.

ilustrasi memulas kulit dengan kapas/ kulit kering

Nenden juga mengungkap jika seseorang mengalami kulit kering umumnya akan mengalami gatal hebat. Namun diungkap Nenden mereka yang merasakan gatal akibat kulit kering untuk tidak menggaruk kulitnya.

Baca Juga  Keren! Karya Desainer Indonesia Pukau Moscow Fest Edition-Russian Creative Week 2023

“Kalau kulit kering sudah bermasalah jadi gatal orang ingin menggaruk. dengan menggaruk menimbulkan perlukaan, luka timbul infeksi,” jelasnya.

Nenden menjelaskan lebih lanjut, kulit kering tidak boleh digaruk sebab bisa menimbulkan masalah lainnya. Selain infeksi bisa juga menyebabkan bekas luka.

“Nanti ada infeksi begitu sembuh ada bekas luka jadi timbul masalah baru,” jelasnya. 

Untuk mencegah kulit kering, Nenden mengungkap masyarakat harus tetap menjaga hidrasi tubuh mereka dengan minum air mineral. Selain itu tetap menjaga kelembapan tubuh dengan menggunakan pelembap atau dengan cara tradisionl dengan mengoleskan minyak zaitun ke area kulit yang kering. Sedangkan untuk mereka yang memiliki masalah kulit kering karena eksim dilakukan pengobatan sesuai petunjuk dokter.

“Baru dilakukan pengobatan selain moisturaizer diberikan anti inflmasi kalau sampai menggangu aktivitaas seperti kemerahan gatal-gatal. tidak hanya pelembap biasa,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

“Orang dengan penyakit metabolisme, diabetes kulitnya kering, tanda awal tidak dengan gejala berat. Biasanya mereka yang datang ke dokter mengeluhkan kulit mengering dan mudah sekali haus, lapar, sering mengantung itu bisa,” kata dia.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *