Terungkap, Makna Sakral Busana Adat Dayak Puan Maharani Saat Sidang Tahunan MPR

Kamis, 17 Agustus 2023 – 17:10 WIB

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Tahunan MPR dengan mengenakan pakaian adat Dayak, Kalimatan Barat. Kain yang dipakai Puan tersebut merupakan salah satu motif yang dianggap sakral oleh masyarakat Dayak.

Baca Juga :

Terpopuler: Makna Baju Adat yang Dipakai Presiden Jokowi, hingga 5 Bahaya Kebiasaan Tidur Pagi

Pada Sidang Tahunan MPR yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 16 Agustus 2023, Puan memakai pakaian adat Dayak dengan motif Ruit Besai berwarna merah marun.

Untuk melengkapi busana adat yang dikenakannya, Puan memakai aksesoris berupa ikat kepala khas Dayak dari bulu burung Ruai yang melambangkan kecantikan perempuan-perempuan Dayak. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Baca Juga :

TERPOPULER: Pakaian Ageman Songkok Singkepan Ageng Jokowi, Sepatu Paskibraka Lepas, Usilnya Pak Bas

Puan Maharani Kenakan Pakaian Adat Dayak Iban Hadiri Sidang Tahunan MPR

Puan Maharani Kenakan Pakaian Adat Dayak Iban Hadiri Sidang Tahunan MPR

Burung Ruai merupakan sejenis burung merak yang hidup di daerah hulu Kapuas dan hanya ditemukan di rimba dalam yang masih asri. Saat ini, keberadaannya sudah sulit ditemukan.

Baca Juga :

INFOGRAFIK: 9 Tahun Jokowi dalam Balutan Baju Adat

Puan mendapatkan kain ini langsung dari Kalimantan Barat (Kalbar), tepatnya dari Desa Umin Jaya, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang.

Halaman Selanjutnya

Motif Ruit Besai merupakan motif kebesaran yang dalam adat Dayak hanya digunakan oleh tokoh-tokoh besar, melambangkan kebesaran dan keperkasaan.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Data Lengkap Huawei Watch GT 4 dan Watch Ultimate yang Rilis di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *